Karpet biasanya digunakan untuk mempercantik interior ruangan, namun bagaimana dengan ruang makan? Menambahkan karpet pada ruang makan bisa menciptakan kesan yang hangat.

Namun, beberapa kalangan menyebut bahwa menambahkan karpet bisa menyebabkan kerusakan pada karpet. Selain itu, karpet juga hanya mempersempit ruang gerak terutama jika di rumah ada anak-anak.

Keberadaannya di ruang makan membuat karpet rentan kotor akibat ceceran makanan dan minuman. Namun, karpet juga membuat ruangan makan mungil di rumah tampak lebih luas.

Kehadiran karpet mampu melindungi lantai dari goresan meja dan kursi. Apapun interior yang Anda pilih, sebaiknya penggunaan karpet disesuaikan dengan bentuk dan fungsi ruangan dari https://decorindoperkasa.com/.
1. Pilih karpet warna gelap atau bermotif
Alasannya, tentu saja jenis karpet ini baik untuk menyamarkan noda dan tumpahan makanan. Pastikan karpet Anda tahan lama dan tidak mudah robek.
2. Lebih besar lebih baik
Pilih permadani yang lebih besar daripada ukuran meja dan kursi untuk memastikan furnitur cukup muat di atasnya.

Namun, jika Anda tak ingin menggunakan karpet di ruang makan maka pertimbangkan untuk memberi alas di bagian bawah furnitur untuk mencegah kerusakan lantai.
3. Sesuaikan dengan bentuk meja
Anda juga perlu menyesuaikan karpet bentuk meja makan. Apabila meja berbentuk oval, maka pilihlah karpet berbentuk oval.

Sementara jika meja makan berbentuk persegi panjang, maka Anda bisa memilih karpet yang berbentuk persegi panjang juga.

Bentuk yang sesuai atau matching antara satu dan lainnya akan mendukung keserasian dekorasi pada ruang makan.
4. Pilih karpet yang mudah dibersihkan
Pilih karpet yang mudah untuk dibersihkan karena di ruang makan rentan terkena ceceran makanan. Sebelum membeli, cari tahu bahan karpet yang mudah dibersihkan.