Inspirasi Hidup – Sudah bukan rahasia lagi, jika gaya hidup sangatlah berpengaruh dengan kondisi finansial Anda. Gaya hidup eksesif atau berlebihan akan dapat memberi dampak buruk terhadap uang yang Anda keluarkan setiap bulannya. Jika Anda membuat perhitungan dari gaya hidup berlebihan, kemungkinan Anda akan mengeluarkan biaya yang lebih besar daripada pemasukan Anda setiap bulannya sangatlah besar. Untuk menyiasati hal tersebut di masa depan, ada baiknya Anda mencoba untuk mempertimbangkan gaya hidup minimalis.
Mengenal gaya hidup minimalis

Mungkin banyak yang masih belum dapat mengerti apa itu gaya hidup minimalis. Sejatinya, gaya hidup minimalis adalah menjalani hidup dengan kesederhanaan. Kesederhanaan dalam konsep gaya hidup minimalis ini bukan berarti hidup apa adanya. Namun, lebih kepada konsep yang memengaruhi sudut pandang Anda terkait hidup berkecukupan.

Gaya hidup minimalis identik dengan pemenuhan kebutuhan seseorang. Yang dimaksud dari kalimat tersebut adalah, setiap keputusan yang Anda buat adalah berdasarkan kebutuhan yang diperlukan dalam kehidupan Anda sehari-hari. Bukan mengenai keinginan Anda. Misal, Anda hendak membeli sepatu. Dalam gaya hidup minimalis, Anda perlu untuk menemukan alasan terlebih dahulu mengapa Anda perlu sepatu baru. Selain itu fungsi dari sepatu tersebut, seperti dalam kegiatan apa sepatu tersebut akan digunakan. Contoh, jika Anda sudah memiliki sepatu kets, maka yang dibutuhkan untuk pembelian sepatu baru Anda adalah sepatu formal. Meskipun keinginan Anda ingin memiliki sepatu kets terbaru agar bisa digunakan saat bepergian, namun kehadirannya tidak memenuhi kebutuhan Anda dalam memberi kemudahan hidup sehari-hari.

Dengan menekankan kebutuhan daripada keinginan, tentu kondisi finansial Anda pun akan terpengaruh dari gaya hidup minimalis yang Anda jalani. Dengan menjalani gaya hidup minimalis, bisa jadi sebuah dorongan untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Agar dapat menjalani gaya hidup minimalis, ada beberapa langkah yang perlu Anda perhatikan.

Sesuaikan pola pikir

Pola pikir jadi aspek penting dalam penerapan gaya hidup minimalis. Penyesuaian terhadap sudut pandang dan pola pikir tentunya tidak terjadi secara instan. Oleh karena itu, sebelum mulai mengubah gaya hidup, biasakan diri Anda dengan pola pikir yang lebih sederhana.

Mulai untuk menganalisis keuntungan dan kerugian dari gaya hidup yang Anda miliki saat ini dan membandingkannya dengan gaya hidup minimalis. Catat setiap temuan yang ada dan mulai mencari solusi untuk membuat hidup Anda lebih baik melalui gaya hidup minimalis.

Terapkan solusi yang Anda buat satu persatu, secara berkala. Misal dengan mulai mengatur mekanisme makan siang Anda. Jika Anda terbiasa untuk membeli makanan melalui aplikasi online atau memilih makan di luar saat berada di kantor, Anda perlu menyiasatinya dengan menyiapkan bekal dari rumah. Mengingat bahwa kebutuhan Anda untuk makan adalah agar menjaga badan tetap sehat dan mengurangi distraksi yang dapat mengganggu produktivitas saat bekerja di kantor. Selain itu, Anda pun bisa mendapatkan makanan yang lebih sehat dan pengeluaran uang yang lebih sedikit dari biasanya.

Jika Anda sudah terbiasa dengan penyesuaian pola pikir gaya hidup minimalis, perhatikan dan lakukan kalkulasi perbandingan kondisi finansial Anda dalam jangka satu bulan dengan gaya hidup sebelumnya. Jika dirasa menguntungkan, tentu akan membuat Anda lebih tertarik mengubah gaya hidup dengan skala yang lebih besar.
Mulai memilah barang-barang di sekitar

Kehadiran barang-barang yang terlalu banyak di rumah nyatanya juga sangat berpengaruh pada gaya hidup Anda. Mulai lakukan pemeriksaan untuk setiap barang yang Anda miliki. Pisahkan barang yang memang berguna dan mampu memudahkan hidup Anda sehari-hari dengan barang-barang lainnya yang tidak terlalu berdampak pada dengan diri Anda.

Jika Anda sudah berhasil melewati proses tersebut, mulailah mengurangi barang-barang yang cukup tidak berpengaruh dalam kehi