Memulai usaha rumahan yang lagi trend dari nol memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan tekad yang kuat, usaha keras, dan kemauan untuk terus belajar. Lihat saja kisah-kisah inspirasional para pengusaha seperti Chairul Tanjung, Susi Pudjiastuti, atau Iwan Suwito yang berjuang keras dari nol hingga bisa sukses seperti saat ini cara budidaya jamur tiram.

Jadi bagi Anda yang masih takut untuk memulai usaha, kini saatnya untuk merubah paradigma Anda. Hilangkan prasangka bahwa memulai bisnis dari nol adalah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Ada banyak cara memulai usaha yang bisa Anda terapkan.

1. Sesuaikan dengan passion Anda

Tidak peduli sesering apapun Anda mendengarnya, passion adalah salah satu faktor terpenting untuk memulai sebuah usaha. Bahkan bukan hanya untuk memulai, tetapi juga untuk mengelolanya hingga sukses.

Untuk memulai dan menjalankan suatu usaha, Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk menyempurnakan semua lininya. Jadi apabila tidak berdasarkan kecintaan, maka seluruh waktu yang Anda habiskan untuk membangun usaha dari nol akan terasa seperti beban yang berat

2. Susun business plan sebaik mungkin

Memulai usaha dari nol berarti harus mempersiapkan perencanaan matang yang dituangkan dalam business plan.

Business plan yang baik adalah kunci kesuksesan usaha yang Anda bangun. Anda harus memetakan rencana Anda beberapa tahun ke depan. Tujuan apa yang ingin Anda raih, dan cara apa yang akan Anda gunakan untuk meraihnya.

Ada banyak alasan mengapa business plan adalah faktor penting sebelum memulai bisnis, antara lain untuk memudahkan Anda mendapatkan pinjaman modal, untuk menilai apakah bisnis Anda memungkinan untuk dimulai, sekaligus sebagai salah satu cara untuk meyakinkan investor untuk bergabung bersama visi Anda.

3. Pelajari pasar terlebih dahulu

Senjata utama dalam memulai usaha dari nol adalah riset pasar yang komprehensif. Selama melakukan riset pasar, Anda perlu mempelajari dinamikanya, siapa saja kompetitornya, siapa dan bagaimana karakteristik target pasar Anda.

Anda juga dapat menemukan celah mana yang bisa Anda manfaatkan. Memulai usaha tanpa memahami pasar sama saja dengan menyimpan bom waktu. Mungkin tidak sekarang, tapi usaha yang sudah Anda bangun dari nol dapat runtuh sewaktu-waktu.