Covid-19 sudah merajalela sejak awal tahun 2020 dan menyebar ke seluruh dunia termasuk dengan Indonesia. Sampai saat ini pemerintah selalu melakukan tindakan untuk menanggulangi dan berimbas pada hal lainnya pula seperti pada sektor pariwisata dan ekonomi.

Apalagi untuk siswa dan karyawan yang sekarang harus terkendala kerja dan belajar di rumah secara Online karena pandemi ini. Tentu tidak sehat selalu berada di depan monitor setiap harinya selama berbulan- bulan ini dan menimbulkan kejenuhan.

Berbulan-bulan berada dirumah pastinya juga menimbulkan kebosanan yang juga tentu berpengaruh kepada tingkat stress dan kesehatan. Herannya, dikala pandemi ini banyak orang-orang yang justru lebih aktif
berolahraga dan timbul budaya lama yaitu, bersepeda dan tentu tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Tentu dengan kita berolahraga itu membuat diri kita fit dan menghindari kita dari penyakit. Selain membuat diri kita sehat dan bugar juga menjaga mental. Kampanye untuk hidup sehat di tengah pandemi ini juga di lancangkan oleh World Health Organization (WHO).

Tips santai tapi berisi lainnya agar tetap segar dan bugar adalah dengan berkreasi. Berkreasi bisa dilakukan seperti menggambar, membuat suatu prakarya, menulis ataupun yang berhubungan dengan pengembangan diri. Hal- hal tersebut sangat dianjurkan dilakukan guna menjaga kecerdasan individu dan mengatasi kejenuhan.

Berkebun juga bisa menjadi salah satu rekreasi di kala Stay at Home. Biasanya dilakukan oleh para orang tua yang takut untuk berolahraga di luar rumah jadi mereka melakukan berkebun sebagai bagian dari refreshing di kala ini.
Di kala pandemi Covid-19 ini kita tetap bisa berekreasi dan hidup sehat walaupun segala jenis kegiatan di kehidupan normal sebelumnya itu terkendala. Justru di kala pandemi kita punya banyak waktu yang luang untuk mengembangkan diri juga. Tetap hidup sehat dan tetap mengikuti protokol kesehatan, niscaya kehidupan akan baik- baik saja.