PCR Test – Memasuki musim penghujan, beberapa penyakit menular berpotensi sekali menyebar. Tak jarang gejala-gejala seperti batuk kerap ditimbulkan oleh penyakit tersebut. Ya, batuk bisa dialami oleh siapa saja Bunda, termasuk anak-anak.

Anak-anak memiliki sistem imun yang masih berkembang, sehingga lebih rentan sakit. Gejala batuk-batuk seringkali menyangkut masalah organ pernapasan. Tentunya, kondisi ini sangat mengganggu aktivitas mereka.

Sejatinya batuk merupakan reaksi dari pertahanan tubuh ketika sistem pernapasan mengalami gangguan. Berdasarkan studi yang dipublikasikan Journal of Vocational Health Studies Unair dijelaskan bahwa ini merupakan upaya pertahanan paru terhadap berbagai rangsangan yang ada.

Batuk bisa menjadi patologis bila dirasakan sebagai gangguan. Kondisi ini kerap menjadi gejala awal dari suatu penyakit, serta merupakan gejala tersering dari penyakit pernapasan. Sehingga, pada kondisi tertentu, batuk bisa membahayakan nyawa si kecil lho Bunda. Beberapa diantaranya juga disertai gejala lain, seperti demam, sesak napas, hingga dada sakit.

Macam-macam batuk pada anak

Meskipun batuk tergolong reaksi tubuh pada suatu penyakit, terkadang kondisi batuk juga membutuhkan perawatan dokter, Bunda. Dikutip dari Parents, berikut ini enam jenis batuk yang kerap diderita bayi dan anak-anak.

1. Batuk menggonggong

Anak yang menderita batuk ini, suara batuknya keras dan terdengar seperti suara gonggongan atau siulan bernada tinggi saat mereka menarik napas. Biasanya terjadi pada malam hari karena hidung mereka tersumbat. Batuk menggonggong disebabkan oleh virus yang memicu peradangan di laring dan trakea (batang tenggorokan).
2. Batuk berdahak

Merupakan batuk yang terjadi karena anak sedang pilek, sakit tenggorokan, mata berair, dan nafsu makan buruk. Batuk ini disebabkan oleh virus, sehingga antibiotik tidak bisa membantu meredakan batuk berdahak.
3. Batuk kering di malam hari

Jika anak mengalami batuk yang makin buruk setiap malam hari, bisa jadi ini disebabkan oleh asma. Ini merupakan kondisi kronis di mana saluran udara di paru-paru menjadi meradang dan menyempit serta menghasilkan lendir berlebih. Batuk ini juga bisa dipicu karena olahraga, alergi, pilek, atau udara dingin.