Kota Madinah dan Keutamaannya

Kota Madinah – Saat sebelum bernama madinah, madinah bernama yatsrib hingga pada saatnya rasulullah saw mengubahnya jadi madinah. dahulu–sebelum datangnya rasul– kota yatsrib populer dengan kota yang kumuh dan juga jadi sarang penyakit. dalam suatu riwayat aisyah ra mengatakan, “ketika kami masuk, madinah merupakan negara tempat bersarangnya penyakit, kemudian rasulullah saw berdoa, ‘ya allah, berilah kecintaan kami kepada madinah, bagaikan mana engkau bagikan kecintaan kepada mekah, ataupun lebih dari itu, dan juga bersihkanlah dia dan berkatilah kepada kami dalam santapan dan juga bekalnya, dan juga gantilah wabah penyakitnya dengan juhfah’. ” (hr. bukhari & muslim).

Baca : Travel Umroh

Sehabis rasulullah saw mengganti yatsrib dengan madinah, rasulullah melarang menyebut madinah dengan nama lamanya yatsrib, karna itu merupakan nama jahiliyyah. rasulullah saw bersabda, “barangsiapa menamai madinah dengan yatsrib, hendaklah dia meminta ampun kepada allah”. bagi ibn hajar sebab dilarangnya menyebut madinah dengan nama yatsrib karna kata tersebut dapat bermakna “tatsrib” yang mempunyai arti menjelek-jelekkan, ataupun juka dapat bermakna “tsarab” ialah rusak, sebaliknya rasulullah saw lebih suka dengan nama yang baik.

Di kota madinah, amalan ibadah diganjar berlipat ganda dari pahala amalan di tempat biasa. tidak hanya itu raudhah yang ada di masjid nabawi bakal jadi saksi mata untuk tiap orang yang mendirikan shalat di situ. 

keistimewaan lain dari kota madinah merupakan kurmanya yang kerap diucap bagaikan kurma ajwa’. dalam suatu riwayat rasulullah saw menarangkan kalau memakan kurma ajwa’ bakal menghindarkan dari toksin dan juga sihir. “barang siapa di waktu pagi memakan 7 butir kurma dari kedua labah (ialah batasan madinah dari sebelah timur dan juga barat), dia tidak bakal kena toksin sampai waktu sore”. (hr. muslim). di riwayat lain dikatakan, “barangsiapa di waktu pagi memakan 7 butir kurma ajwa, pada hari itu dia tidak bakal kena toksin ataupun sihir” (hr. bukhari)

Rasulullah saw secara individu sempat mendoakan kota madinah secara spesial. dia berdoa, “ya allah, sebetulnya ibrahim telah mensucikan mekah dan juga berdoa untuk penduduknya, hingga sebetulnya saya juga telah mensucikan madinah sebagaimana ibrahim telah mensucikan mekah” (hr. bukhari & muslim)

Diriwayat lain rasulullah saw sempat bersumpah, “demi ia (allah) yang menggenggam jiwaku, bukanlah terdapat sesuatu lembah (di madinah ini) ataupun tempat yang terbuka melainkan padanya ada 2 malaikat yang menjaganya sampai kalian hingga padanya”. hadits tersebut mencerahkan kalau kota madinah tetap dilindungi oleh malaikat yang spesial ditugaskan oleh allah swt. 

hingga dari itu, beruntunglah orang-orang yang diberi kemuliaan oleh allah dengan berkunjung ke kota madinah. allah telah berikan peluang kepadanya tidak cuma shalat di masjid nabawi yang keutamaannya serupa 1000 shalat di dalam masjid lain, namun lebih dari itu, allah swt berikan kita peluang buat menziarahi makam rasulullah saw.

 

Sumber : Paket Umroh Lailatul Qadar , Umroh Idul Fitri Plus Turki

Leave a Reply