Ibu Hamil Sebaiknya Menghindari Minuman Berhafein

Ibu Hamil Sebaiknya Menghindari Minuman Berhafein

Pada bagian sebelumnya, kita telah membahas tentang makanan (buah, sayur, dan lain-lain) yang menjadi pantangan bagi ibu hamil. Kiranya, kurang lengkap jika tidak disajikan aneka minuman pantangan bagi ibu hamil. Oleh karena itu, pada bagian ini akan dibahas tentang beragam minuman yang sebaiknya dihindari selama men-» jalani masa kehamilan.

Minuman jenis pertama yang menjadi pantangan bagi ibu hamil adalah minuman yang mengandung kafein. Apa itu kafein dan mengapa ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi minuman berkafein?

Dengan berdasarkan pada berbagai sumber, berikut akan dijelaskan tentang minuman berkafein dan hubung“annya dengan ibu hamil. Selama ini, fakta yang berkembang _ di masyarakat bahwa ibu hamil dilarang mengonsumsi minuman berkafein. Mengapa dilarang? Dan, apakah] ibu

hamil sama sekali tidak diperbolehkan minum kopi atau ‘ minuman berkafein lainnya? Temukan jawabannya dalam uraian berikut.

8. Tahukah Bunda Apakah Minuman Berkafein Itu?

Kafein adalah suatu zat yang terdapat dalam kopi, teh, soft drink, dan cokelat yang-adalam kasus tertentu-_dapat meningkatkan tekanan darah.69 Kafein merupakan jenis alkaloid yang secara  alamiah terdapat dalam biji kopi, daun teh, daun mete, biji kola, biji cokelat, dan beberapa minuman penyegar. Kafein memiliki berat molekul 194,19

dengan rumus kimia C H N 02 dan pH 6,9 (larutan kafein 81081% dalam air). Secara ilmiah, efek langsung dari kafein terhadap kesehatan sebetulnya tidak ada. Masalah timbul terkait dengan efek tak langsung, seperti menstimulasi pernapasan dan jantung, serta memberikan efek samping berupa rasa gelisah (neuroses), tidak dapat tidur (insomnia), dan denyut jantung tak beraturan (tachycardia).

Dari beberapa literatur, diketahui bahwa kopi dan teh banyak mengandung kafein dibandingkan jenis tanaman lainnya; Sebab, tanaman kopi dan teh menghasilkan biji kopi dan daun teh dengan sangat cepat, sementara penghancurannya sangat lambat. Menurut jurnal American Chemical Society, kebanyakan kopi yang dibuat dengan kadar kafein rendah, biasanya teknik swiss water process, yaitu menggunakan air Panas dan uap untuk memisahkan kafein dari biji kopi. Selain itu,

saat ini sedang diteliti pemanfaatan bioteknologi untuk penghancuran kafein dalam tanaman kopi, salah satunya adalah penggunaan bakteri yang dipasangkan dengan theophylline, yaitu senyawa yang dihasilkan untuk merusak kafein pada tanaman kopi dan teh. Bakteri ini diharapkan mampu menghancurkan kafein secara cepat, tetapi tetap mempertahankan rasa alami kopi yang nikmat..61

Leave a Reply