Elidawati Sebagai Founder Brand Elzatta Hijab

Elidawati Founder Brand Elzatta Hijab – Trend hijab saat ini boleh dikatakan sedang dalam masa keemasan, diberbagai belahan dunia khususnya di Indonesia, jutaan wanita muslimah menggunakan hijab. Niat mereka tentu sangat beragam, ada yang memang berdasarkan ketaatan terhadap ajaran islam yang mewajibkan untuk berhijab, adapula yang hanya mengikuti trend agar tampil lebih cantik. Terlepas dari itu semua, perkembangan hijab di Indonesia saat ini sangat menggembirakan. Sebelumnya, sekitar enam atau tujuh tahun yang lalu, gaya pemakaian hijab memang di rasa begitu monoton, tidak seperti saat ini yang begitu beragam. Hal lain yang mendorong berkembangnya tren hijab di Indonesia yakni banyaknya artis yang menggunakan hijab dalam berbagai acara yang mereka ikuti, sehingga tak ayal para penggemarnya banyak yang mengikuti.

Sesuai perkembangan fashion hijab yang begitu pesat, banyak brand hijab bermunculan. Brand besar yang kini eksis di antaranya elzatta hijab, zoya, dian pelangi, meccanism, mezora, dejilbab, ria miranda, kami idea, jenahara, rabbani, flow idea, shasmira, hijab alila, syahida hijab, shafira, apple hijab brand, fiori design, arniz collection, qalisya, ukhti, sayra hijab, irna la perle, nuhijab, tuneeca, rani hatta.

Salah satu brand yang telah cukup lama eksis sekitar 1/4 abad yaitu elzatta hijab, founder nya bernama Elidawati, wanita lulusan lulusan Pendidikan Sejarah Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Beliau telah berkecimpung dalam dunia fashion hijab sekitar 25 tahun, oleh karenanya Elidawati bisa dikatakan sebagai salah seorang pelopor bisnis hijab atau busana muslim di Indonesia.

elidawati elzatta hijab
elidawati founder elzatta hijab

Elidawati Founder Elzatta Hijab

Elidawati mengawali karirnya di dunia fashion busana muslim dan hijab saat remaja di Masjid Salman ITB (Institut Teknologi Bandung), “Dulu yang pakai hijab hanya kalangan tertentu, ibu-ibu pejabat banyaknya”ujar beliau saat berbincang dengan reporter kami di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, kantor Elzatta.

Di awal karir dalam dunia fashion hijab, Elidawati di ajak oleh salah satu rekannya di masjid Salman yang bernama Fenny Mustofa untuk membantu mengembangkan bisnis produk muslimnya. Awalnya El, sapaan akrab Elidawati merasa ragu untuk bergabung karena merasa tidak begitu mengerti di dunia fashion, namun akhirnya mencoba untuk bergabung.

Dalam rangka memperluas jaringan bisnisnya, Fenny meminta El untuk membuka toko busana muslim dikawasan kota Jakarta. Maka dibukalah toko tersebut yang sekaligus dijadikan sebagai tempat tinggal El bersama suaminya, “Bentuknya rumah biasa yang dijadikan toko. Nggak terlalu besar, di belakangnya saya jadikan tempat tinggal,” kenang El.

Pada era tahun 90-an El mengaku sedikit kesulitan dalam memasarkan busana muslim dan hijab ke masyarakat, karena kala itu hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakan jilbab, karena hijab pada waktu itu di anggap tua dan tidak sesuai trend. Sekitar tahun 2012, karena adanya regenerasi di perusahaan, El memutuskan keluar dan mendirikan brand hijab sendiri yakni Elzatta Hijab di bawah PT Zatta Mulya.

Seiring waktu berjalan, brand elzatta semakin di kenal dan digemari oleh masyarakat luas, salah satu strategi dalam memperkenalkan produknya yaksi dengan menjadi sponsor beberapa sinetron dan film layar lebar bernuansa religi seperti Tukang Bubur Naik Haji, Air Matta Ummi, Pintu Hidayah, Anak Anak Manusia dan lain sebagainya. Serta membuka jaringan kerja sama dengan banyak toko sebagai mitra.

Produk elzatta hijab diantaranya yaitu kerudung segi empat yang diproduksi di Turki, bergo, ciput, tunik, gamis dan lain sebagainya. Saat ini elzatta telah memiliki lebih dari 23 toko resmi dan 40 toko mitra yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Leave a Reply