Tips Mengajarkan Ilmu Pada Anak

7 Tips Mengajarkan Ilmu Pada Anak Dengan Mudah

7 Tips Mengajarkan Ilmu Pada Anak Dengan Mudah

Mendapatkan anak-anak yang tertarik dengan sains pada usia dini sangat penting. Ini lebih mudah dari yang Anda pikirkan. Ilmu pengetahuan tidak harus menjadi sesuatu yang misterius. Hal itu terjadi di sekitar kita, dan Anda bisa menggunakan hal-hal sehari-hari untuk mendorong minat dan pengetahuan anak Anda.

Kebanyakan orang tua percaya bahwa mereka tidak dapat membantu anak mereka dalam sains. Tapi Anda tidak memerlukan gelar ilmiah lanjutan untuk mengajarkan ilmu anak muda. Yang Anda butuhkan hanyalah kemauan untuk mencoba, mengamati dunia, dan meluangkan waktu untuk mendorong keingintahuan alami mereka.

Tips Mengajarkan Ilmu Pada Anak

Anda dapat membantu dengan memiliki sikap positif terhadap sains sendiri. Kemudian mulailah dengan bertanya kepada anak Anda tentang hal-hal yang Anda lihat setiap hari. Kenapa menurutmu itu terjadi? Menurut Anda bagaimana cara kerjanya? Dan kemudian dengarkan jawaban mereka tanpa menilai atau menghakimi mereka. Mendengarkan tanpa menilai akan meningkatkan kepercayaan diri mereka, dan membantu Anda menentukan apa yang anak Anda lakukan atau tidak tahu http://www.saranailmu.com/30-pengertian-manajemen-menurut-para-ahli-dan-7-fungsi-manajemen-lengkap/.

Anda bisa mengubah aktivitas sehari-hari menjadi proyek sains. Misalnya, jangan hanya mengomentari betapa terangnya bulan adalah suatu malam. Ajukan pertanyaan tentang mengapa lebih terang malam ini, mengapa berubah bentuk, dll. Anda dapat mengamati fase bulan selama sebulan, dan mengubah aktivitas itu menjadi proyek sains, bahkan tanpa menyebutkan kata-kata “proyek sains”. Bagi anak yang suka memasak, amati bagaimana susu menciut saat Anda menambahkan cuka, atau bagaimana gula meleleh menjadi sirup. Cobalah memanggang kue dan bertanya mengapa kue itu naik? Apa yang terjadi jika Anda lupa memasukkan beberapa bahan? Voila! Ide proyek sains instan, tanpa mengintimidasi Anda atau anak Anda.

Anak-anak yang berbeda memiliki minat yang berbeda sehingga mereka membutuhkan pengertian manajemen Menurut Para Ahli berbagai jenis proyek sains. Koleksi rock mungkin menarik perhatian anak perempuan Anda, tapi anak Anda yang lebih tua mungkin memerlukan sesuatu yang lebih terlibat. Untungnya, tidak sulit menemukan banyak proyek yang menyenangkan. Mengetahui anak Anda adalah cara terbaik untuk menemukan kegiatan belajar yang menyenangkan. Berikut adalah beberapa tips lagi:

– Pilihlah aktivitas yang merupakan tingkat kesulitan yang tepat – jangan terlalu mudah atau terlalu keras. Jika Anda tidak yakin, pilihlah sesuatu yang lebih mudah karena Anda tidak ingin membuat anak merasa kurang frustrasi. Anda selalu bisa mengerjakan proyek yang lebih sulit nanti.

– Baca usia yang disarankan di proyek, label buku atau mainan apa pun, tapi pastikan aktivitas itu sesuai untuk anak Anda, berapapun usia. Minat dan kemampuan anak Anda unik. Jika seorang anak tertarik pada topik, mereka mungkin bisa melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan oleh anak yang lebih tua, sementara anak yang tidak tertarik mungkin memerlukan sesuatu yang lebih mudah ditujukan pada usia yang lebih muda.

– Pertimbangkan seberapa baik jenis proyek sesuai dengan kepribadian dan gaya belajar anak Anda. Apakah proyek itu dimaksudkan untuk dilakukan sendiri atau dalam kelompok? Apakah akan membutuhkan bantuan atau pengawasan orang dewasa? http://www.saranailmu.com/

– Pilihlah kegiatan yang sesuai dengan lingkungan anda. Sebuah kota yang penuh dengan cahaya terang di malam hari mungkin bukan tempat terbaik untuk mempelajari bintang-bintang. Tapi selama liburan Anda ke daerah terpencil, Anda mungkin bisa memicu minat terhadap astronomi.

– Biarkan anak Anda membantu memilih proyek atau aktivitas. Cukup mudah untuk bertanya. Alih-alih membebani mereka, sarankan 2 atau 3 kemungkinan. Ketika seorang anak mengambil sesuatu yang mereka minati, mereka akan menikmatinya dan belajar lebih banyak darinya.

Leave a Reply